8 Jenis Iklan Online yang Harus Anda Ketahui

0

Ada banyak jenis iklan online, tetapi yang mana yang harus digunakan bisnis Anda? Dari Iklan Bergambar hingga PPC, berikut ini adalah panduan lengkap Anda untuk membantu Anda beriklan online dengan tepat.

1. Display Advertising

Iklan tampilan atau Display Advertising adalah jenis iklan berbayar online, biasanya menggunakan gambar dan teks. Bentuk iklan tampilan yang paling populer adalah banner, landing page dan popup. Iklan ini berbeda dari iklan pencarian karena tidak muncul di hasil pencarian.

 

Paling umum, iklan ini ditemukan di situs web dan blog untuk mengarahkan perhatian pengguna ke produk perusahaan. Bekerja bersama dengan pemasaran ulang, iklan tampilan dapat sangat sukses.

Menurut Digital Information World , “pengunjung situs web yang menargetkan ulang iklan bergambar atau tampilan memiliki 70% lebih kemungkinan untuk mendapatkan konversi di situs web mereka.”

2. SEM & SEO

SEM dan SEO adalah dua jenis iklan online yang mempromosikan konten dan meningkatkan visibilitas melalui pencarian.

SEM: Iklan yang membayar setiap kali pengguna mengklik iklan ke situs web mereka. Bisnis mendapat keuntungan dengan mendapatkan pengunjung dan informasi spesifik tentang audiens mereka.

SEO: Untuk mendapatkan peringkat yang lebih tinggi dalam hasil mesin pencari, pengiklan menggunakan berbagai taktik SEO, seperti menautkan, menargetkan kata kunci, deskripsi meta dan membuat konten berkualitas tinggi yang akan ditautkan dengan situs lain. Sementara SEM adalah strategi berbayar, SEO adalah organik, menjadikannya jenis iklan online ini sangat dicari oleh pebisnis.

3. Social Media

Tidak ada keraguan bahwa periklanan media sosial terus tumbuh dan berkembang setiap tahun. Pertimbangkan angka-angka ini: Ada 1,65 miliar akun sosial seluler aktif secara global dengan 1 juta pengguna sosial seluler aktif baru ditambahkan setiap hari.

Menurut statistik periklanan media sosial Hootsuite, anggaran iklan media sosial telah berlipat ganda di seluruh dunia, dari $ 16 miliar menjadi $ 31 miliar dalam 2 tahun terakhir saja.

Dua jenis iklan media sosial yaitu organik dengan teknik word-of-mouth online, dan berbayar.

Menempatkan iklan berbayar, posting yang dipromosikan, atau cerita yang disponsori adalah cara populer untuk menjangkau lebih banyak pengguna.

4. Native Advertising

Pernahkah Anda memperhatikan iklan sponsor di bagian bawah posting blog atau FB? Itu bisa berupa “bacaan yang direkomendasikan” atau “disukai orang lain” Ini adalah Native Advertising.

5. Pay Per Click (PPC)

Iklan bayar per klik (PPC) adalah iklan yang hanya dibayar oleh pengiklan ketika pengguna mengkliknya. Jika iklan dilihat oleh 100 orang dan hanya 1 orang mengklik iklan tersebut, biaya iklan berkisar hanya akan terjadi untuk 1 orang yang mengklik.

Iklan PPC biasanya berupa teks, dengan gambar kecil jika memungkinkan. Ingatlah bahwa 64,6% orang mengklik iklan Google ketika mereka ingin membeli suatu barang secara online.

6. Remarketing

Pemasaran ulang (atau penargetan ulang) adalah jenis iklan online yang melakukan persis apa yang dilakukan. Teknologi berbasis cookie ini benar-benar mengikuti pengguna di internet, untuk memasarkan ulang produk atau jasa mereka.

Statistik menunjukkan bahwa hanya 2% dari lalu lintas web mengonversi pada kunjungan pertama, yang berarti 98% pengguna pergi tanpa mengonversi langsung.

Pengguna ini ditargetkan setelah mereka meninggalkan situs web dengan kemudian melihat petunjuk halus (iklan), mengingatkan mereka tentang minat mereka sebelumnya. Inilah cara kerja dari pada ulang atau remarketing

7. Affiliate Marketing

Afiliasi pemasaran mempromosikan produk perusahaan sambil mendapatkan komisi untuk setiap penjualan yang dilakukan. Ini pada dasarnya perjanjian iklan 3 pihak antara pengiklan, penerbit, dan konsumen. Ini diadopsi secara luas dengan blogger yang memiliki banyak pengikut dan mencari untuk mendapatkan penghasilan pasif.

8. Video Ads

Iklan video semakin populer, terutama dengan konsumen generasi muda. BI Intelligence melaporkan bahwa video digital akan mencapai hampir $ 5 miliar dalam pendapatan iklan dan dengan rata-rata klik-tayang tertinggi, 1,84%, dari semua format digital (2016). Dan statistik tidak berbohong, 55% konsumen melihat video secara keseluruhan sementara 43% ingin melihat lebih banyak konten video dari pasar.

Dengan YouTube sebagai platform nomor satu untuk video, mereka telah menerapkan strategi iklan video untuk penggunanya. Menggunakan metode PPC, bisnis hanya membayar ketika seseorang terlibat dengan iklan.

Dengan penargetan, analitik, dan penyesuaian, bisnis berbondong-bondong ke genre iklan video. HubSpot melaporkan bahwa 48% pemasar berencana untuk menambahkan YouTube ke strategi konten mereka di tahun berikutnya.

Praktik Terbaik untuk Kebutuhan Iklan Online Anda

Apa pun kebutuhan iklan online Anda, ada solusi untuk bisnis Anda. Belum siap untuk mengeluarkan uang? Mulailah dengan media sosial organik atau strategi SEO.

Jika Anda siap untuk melakukan pengeluaran iklan ke level berikutnya, coba salah satu dari jenis iklan online ini: PPC, iklan bergambar, pemasaran ulang, SEM, iklan media sosial berbayar atau iklan video.

Solusi kreatif lainnya adalah dengan berkerjasama dengan Mantra Creative Studio, Kami membantu berbagai bisnis berkembang dengan strategi online advertising yang efektif dan efisien.

Setiap bisnis memiliki kolamnya masing-masing, dan untuk menemukan satu yang cocok Anda harus membawa audiens ketempat Anda. Jangan sungkan untuk menghubungi kami dan ceritakan bagaimana kami bisa membantu bisnis Anda untuk sukses.